![]() |
|
Homepage Our Solution Special Feature Price & Product Package Testimonial Order Form Birthday PROMO!!! ![]() Add Your Business FAQ Contact Us INFORMATION OF SENTRAinfo.com : Articles ![]() Polling Result Currency Rate Forum Bisnis BUSINESS LOCATION : Bali Bandung Jakarta Luar Indonesia Malang Medan Semarang Surabaya Tangerang Yogyakarta BUSINESS CATEGORIES : Account & Finance Advertising & Printing Art, Craft & Antique Audio Visual Automotive & Services Building & Renovation Business Consultant Catering Clothes & Fashion Computer & Peripheral Educational & Course Finance & Services Food & Drinks Hair & Beauty Health Care Hobby & Music Housing & Real Estate It & Communication Law & Legal Other Category Personal Services Pets & Animal Retail & Shop Scenery & Recreation Security Sport & Amusement Telecommunication Trading Transportation & Parking Travel & Accommodation ![]() Business RSS ![]()
|
SENTRAINFO.COM ARTICLES If you want to write an articles to SENTRAinfo.com? please click here... Artikel » General Articles Since : 11 Jul 2007 23:04:17 Writer : Nana Source : Klasika Kompas Takut gemuk, terlalu banyak pekerjaan, atau tidak merasa lapar merupak beberapa alasan yang melatar belakangi banyak orang makan tidak teratur. Selain melewati sarapan, tidak sedikit pula yang baru menyantap makan siang saat waktu telah menunjukkan pukul 3 sore.Ternyata timbulnya rasa tidak lapar tidak bisa dispelekan begitu saja. Pasalnya, hal tersebut juga merupakan salah satu keluhan radang lambung ringan, seperti halnya sakit kepala, lemas, dan tidak enak badan jika pola makan tidak teratur. Memang, keluhan radang lambung ternyata tidak melulu berupa rasa sakit di ulu hati atau maag, seperti yang biasa kita ketahui. Jika hal ini dibiarkan berlarut-larut, produktivitas kerja pun akan terganggu. Jika tidak ingin hal tersebut terjadi, pola makan yang tepat sangat dianjurkan, yaitu 3 kali makan besar dan 2-3 kali makan selingan. Dengan membiasakan diri untuk makan teratur, selain menghindari maag, juga untuk menjaga tingkat kadar gula dalam darah agar tidak terlalu turun. Hal itu disebabkan kadar gula darah akan menurun setelah 1,5-3 jam setelah makan tergantung makan yang dikonsumsi. Semakin mudah makanan diserap, maka semakin cepat pula kadar gula naik dan kembali turun. Jika tidak segera diberi asupan baru, kadar gula akan menurun secara menetap dan jika terus turun akan menimbulkan berbagai gangguan. Di antaranya adalah lemah, mengantuk, pusing, pucat, jantung berdebar, rasa dingin, bahkan dapat mengarah pada kondisi yang lebih fatal, seperti kehilangan kesadaran. Tentu saja, bukan hanya jadwal makannya saja yang diatur tetapi juga memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi dalam hidangan sehari- hari. Hal tersebut harus disesuaikan dengan kebutuhan tubuh, antara lain berat badan, usia, jenis kelamin, aktivitas, ataupun penyakit yang dimiliki. Mengikuti konsep 4 sehat 5 sempurna bisa dijadikan pedoman dengan porsi yang disesuaikan. Kalaupun ingin melakukan diet, lakukanlah diet sehat. Dalam arti bukan semata- mata mengurangi porsi, melainkan melakukan kombinasi makanan dan minuman secara tepat. Oleh karena itu, protein hewani dan nabati, karbohidrat, lemak, sayur, dan buah sangat diperlukan untuk mengoptimalkan kesehatan tubuh. Jika tubuh sehat, produktivitas pun meningkat. COMMENTS
|
| Featured Site Based on Alphabeth : A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z or all featured site |
| Happy Net, AngeL's ShoP, DUTA CAHAYA DIESEL, Kotak Kreasi - Handmade Handycraft, Ramiz Leather & Collection, Sentra Informasi Bisnis Indonesia, JJComputer, ApHiNg.com Indonesia E-currency, Andalabs Technology |